Saya Beri Anda Mesin Pengisi Rekening Full Otomatis, KLIK INI: http://www.uangbalik.in/?id=9599909

Tampilkan postingan dengan label hidup sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup sukses. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 November 2014

APA MISI HIDUP ANDA?


Misi Kehidupan atau misi hidup ini sering saya tanyakan pada orang-orang.
Anda tahu tidak apa misi kehidupan manusia?
Misi hidup Anda apa?
Apa tujuan Anda hidup di dunia ini?

Reaksi dan jawaban banyak orang bermacam-macam. Ada yang bengong saja, ada yang bertanya lagi, “Mengapa Bapak bertanya seperti itu?” Ada yang bertanya, “Apa itu penting Pak Joni?” Ada yang jawab, penting kita jalani hidup ini pak Joni.


Reaksi yang bermacam-macam karena manusia itu karena manusia tidak mengerti misi hidupnya atau tidak memiliki misi hidup.

Sekelompok itik saja jika berjalan memiliki tujuan yang jelas dan sama. Anda bisa bayangkan apa yang terjadi jika sekelompok itik berjalan tidak memiliki tujuan yang jelas atau tidak memiliki tujuan yang sama. Manusia pun sebenarnya juga sekelompok makhluk yang berjalan bersama-sama, tentunya harus punya tujuan yang jelas dan punya tujuan yang sama agar bisa mencapai tujuan bersama.

Bagi orang yang tidak tahu tujuan atau misi hidup lebih kasihan lagi. Mengapa tidak tahu? Karena tidak pernah diberitahu. Mengapa tidak tahu? Karena tidak pernah diajarkan.

Selama hidup kita, jarang orang memberitahu tentang misi kehidupan ini. Di sekolah jarang guru membericarakan tentang misi hidup. Orang tua kita juga jarang sekali memberitahu tentang tujuan kita hidup karena orang tua kita  juga tidak tahu apa misi kehidupannya? Sementara hidup terus kita jalani. Jadilah kita hidup tanpa tujuan yang jelas. Orang yang beruntung, bertemulah jalan hidup yang benar. Orang yang malang, bertemulah jalan hidup yang sesat. Hidup sesat hidup yang jauh dari rasa bahagia. Kalau pun hidup kaya tetapi jauh dari rasa bahagia. Hidup yang hampa dan kebahagiaannya semu.


Berbagai macam buku tentang kehidupan ditulis orang dan berbagai ajaran agama juga mengajarkan bagaimana kita menjalankan hidup kehidupan ini dapat disimpulkan bahwa misi kehidupan manusia di dunia ini adalah “bermanfaat bagi orang lain”. Nilai seorang manusia juga dilihat seberapa banyak dia memberi manfaat bagi orang lain. Dalam ajaran Islam disebutkan Hablumminallah dan Habluminannas. Hubungan baik dengan Allah dan hubungan baik dengan manusia. Habluminallah adalah untuk kehidupan akhirat dan habluminannas untuk kehidupan di dunia. Bermanfaat bagi orang lain adalah dalam rangka manusia meraih kebahagiaan di dunia.


Jika setiap manusia punya tujuan yang sama atau misi yang sama sudah pasti mendatangkan kebahagiaan pada orang lain dan kehadiran orang lain juga mendatangkan kebahagiaan pada kita sendiri. Seorang istri fokus pada misi kehidupannya agar bermanfaat pada suaminya pasti suaminya bahagia. Suami juga hanya berpikir dan bertindak agar dia selalu bermanfaat bagi istrinya pasti hidup istrinya bahagia. Seorang guru hanya fokus bagaimana dia bisa selalu bermanfaat bagi muridnya dan muridnya juga selalu berperilaku dan bertindak bagaimana agar bermanfaat bagi gurunya, pasti di sekolah guru dan murid bahagia. Seorang anak juga begitu dengan orang tuanya. Anak hari-harinya hanya memikirkan bagaimana dia bermanfaat pada orang tuanya dan orang tuanya juga dalam menjalankan hidup hanya memikirkan bagaimana anaknya bahagia, pasti rumah tangga kita bahagia.

Kontek yang lebih luas lagi bagaimana seorang pemimpin hanya memikirkan kebahagiaan rakyatnya. Seorang pedagang fokus bagaimana usahanya bermanfaat bagi pelanggan atau membuat pelanggan senang dan bahagia  pasti usaha maju dan sukses. Alangkah indahnya kehidupan ini jika semua manusia penghuni bumi ini memiliki misi kehidupan yang sama “bermanfaat bagi orang lain”

Perlu juga saya jelaskan bahwa bermanfaat dalam hal ini adalah yang dapat membahagiakan orang lain. Kesalahan kita selama ini sering memaksakan kehendak pada orang lain dengan alasan “demi kebahagiaan orang itu” biasanya orang tua atau guru. Misalnya orang memaksakan jurusan yang harus diikuti dalam pendidikan, memaksakan jodoh demi kebahagiaan anak. Ketika si anak telah mengikuti biasanya dia tidak bahagia karena apa yang dilakukannya tidak sesuai dengan keinginan hatinya. Ingat, salah satu kunci kebahagiaan adalah menjalankan hidup sesuai dengan hati nurani. Begitu juga guru sering memerintahkan harus begini, harus begitu sehingga anak didik terbelenggu dengan perintah guru yang kadang-kadang dia tidak menyukainya akhirnya belajar menjadi tidak menyenangkan.

Lalu, bagaimana sikap seorang tua atau guru pada muridnya? Tugas orang tua atau guru hanya meluruskan rambu-rambu kehidupan yaitu norma-norma atau aturan yang baik. Norma atau aturan itu juag harus yang betul-betul bisa membawa hidup menjadi baik dan bahagia. Jika tidak melanggar norma atau aturan biarkan si anak menjalani hidup yang sesuai dengan keinginannya. Menjalankan keinginannya itulah yang membuatnya bahagia.

Misi kehidupan agar selalu bermanfaat pada orang lain, akan membebaskan diri kita dari sifat marah, benci atau pun dendam. Ketika kita menemui masalah dengan orang lain, kita menjadi lebih bisa menerima masalah dan lebih ikhlas dengan apa yang terjadi termasuk kesalahan orang lain. Biarkan orang lain atau orang di sekeliling kita menjalankan hidupnya sesuai dengan keinginannya kalau itu yang membuatnya bahagia.

Mengapa masalah muncul dengan orang lain? Karena kita melakukan sebaliknya dari misi kehidupan, yaitu memanfaatkan sesuatu atau  orang untuk kepentingan kita atau kepentingan kelompok kita. Ketika kita fokus dalam misi kita untuk bermanfaat pada orang, membahagiakan orang maka kita bebas dari masalah. Bebas dari marah, bebas dari benci, bebas dari dendam, bebas dari rasa iri dan bebas prasangka buruk. Marah, benci, dendam, iri dan prasangka buruk adalah sumber penyakit pikiran yang membuat kita hidup susah dan merana. Tapi ketika mampu bebas semua sikap negatif itu maka KEBAHAGIAAN HIDUP pasti kita raih. Oke?
SALAM SUKSES DARI SAYA
GURU KEHIDUPAN


Misi kehidupan, hidup sukses, hidup bahagia, hidup, rahasia hidup sukses, afrijoni, hipnoterapi bengkulu,bengkulu, rahasia sukses, sukses mudah, hidup kaya raya, kaya raya

Kamis, 13 Maret 2014

APA ARTI CINTA?


APA ARTI CINTA?
Bapak Afrijoni, SPt (GURU KEHIDUPAN)

Dari dulu hingga detik ini membahas tentang cinta selalu menarik. Apa itu cinta? Semua orang juga memiliki definisi yang berbeda-beda. Akhirnya, apa yang terasa dan terjadi dengan cinta tiap orang juga berbeda-beda.


Menarik untuk dikaji, orang yang sedang jatuh cinta pasti  memiliki padangan yang bagus terhadap cinta. Malah kelompok manusia yang sedang jatuh itu memiliki banyak kemampuan dengan cinta. Mulai dari membuat sms cinta, surat cinta, puisi cinta, nyanyian cinta. Pengen mencipta lagu tentang cinta, buatlah disaat Anda jatuh cinta atau berikan pada orang yang sedang jatuh cinta, pasti liriknya bagus.
Orang yang sedang jatuh cinta apalagi dimabuk cinta, biasanya memiliki energi lebih dan selalu ceria dan sehat. Anda tahu mengapa bisa begitu? Karena cinta itu membuat orang bahagia. Bahagia itu berhubungan dengan hormon,  metabolisme dan sistem kekebalan tubuh. Jangan heran jika orang yang lagi mabuk cinta, biar jarang makan tetap saja senang dan sehat.

Sungguh kasihan pada orang-orang yang lagi patah hati karena cinta, mudahan tidak termasuk Anda, he he he he.... Kalau memang iya, bagus.... lanjutkan membaca tulisan atau klik ini:  http://tanparesiko.com/index.php?id=halal1 (Orang banyak dosa biasanya tidak mau mengklik tulisan biru itu)
Oke, saya lanjutkan.
Berita tentang cinta itu juga selalu rame. Di fesbuk hampir seluruh status orang bertemakan cinta. Mulai dari cinta galau, cinta marah, cinta prustasi, cinta setengah mati sampai cinta yang tidak pernah mati. Di TV juga mulai bangun tidur sampai malam mau tidur lagi hampir semua TV itu membicarakan dan memberitakan tentang cinta. Sinetron yang katanya bertemakan relegius nyatanya juga tentang cinta, sinetron lucu-lucuan juga bertemakan cinta, sinetron gila-gilaan yang semua pemainnya gila juga sercerita tentang cinta, tentunya cinta gila.
Berita infotaiment apalagi. Beberapa hari ini heboh dengan berita tentang cinta Farhat Abbas (Tulisan ditulis tanggal 13-3-2014). Sebelumnya tentang perjalanan cinta Ayu Ting Ting (Katanya Ayu Ting Ting masih kepengen jadi perawan ting ting he he he he). Kedua kisah cinta 2 orang ini memang menarik. Cinta Ayu Ting Ting itu menurut saya besar sekali pada Enji. Mau bukti? Pertemukan saja Ayu Ting Ting dengan suaminya dan pisahkan Ayu Ting Ting dengan kedua orang tuanya. Pasti mereka hidup bahagia. Yang negatif itu kedua orang tua Ayu Ting Ting. Anak sudah berumahtangga masih ikut campur urusan rumah tangga anak. Menyuruh anak berpisah, dosa kalian orang tua Ayu Ting Ting. Orang tua yang benar pasti akan berusaha mendekati menantu dan keluarga atau besan agar rumah tangga anak tetap utuh.
Kalau Farhat Abbas gimana Pak? He he he he nanti kita bahas. Ntar lupa dengan judul tulisan ini “Apa Arti Cinta”
Oke, sekarang kita fokus pada apa arti cinta.
Cinta itu artinya memberi. Memberi perhatian, memberi waktu, memberi sayang, memberi uang, memberi sabar, memberi semua hal yang membuat orang dicintai bahagia. Dengan pengertian cinta itu memberi, maka bisa dipastikan cinta itu membuat orang bahagia.
Jika ada orang yang tidak bahagia berarti salah dalam memaknai cinta.
Bagaimana cinta itu bisa membuat kita bahagia jika hanya memberi? Bukankah dengan memberi cinta hanya orang yang kita cintai yang akan bahagia? Kita sendiri bagaimana? Tentu Anda bertanya begitu.
Disinilah uniknya cinta. Kita larikan dengan konsep agama atau hubungkan dengan Tuhan. Tuhan pasti membalas lebih besar pada orang yang memberi dengan ikhlas. Pasti itu.
Konsep cinta memberi artinya ketika Anda memberi cinta yang lebih pada orang yang Anda cintai, sudah pasti orang yang Anda cintai memberikan cintanya lebih besar lagi pada Anda. Diumpamakan Anda memberi 10, maka Anda mendapatkan cintanya 20 lebih dari yang berikan. Buktikan..
Seandainya Anda hanya berharap mendapatkan cinta yang besar dari orang yang Anda cintai, maka yang Anda dapatkan hanyalah KEKECEWAAN. Anda tidak akan pernah mendapatkan cintanya. Teruslah Anda memberi cinta, maka terus pula Anda menerima cinta.
Bagaimana Pak Joni, saya selalu memberikan cinta saya, tapi dia selalu cuek dan menyakiti perasaan saya?
Jawaban saya:
Pertama, cinta Anda belum tulus. Anda memberi sedikit perasaan Anda sudah besar dan Anda berharap banyak pada pasangan. Ingat, cinta itu hanya memberi tanpa berharap. Sekali lagi tanpa berharap. Jika Anda terus berharap sudah pasti terus pula kecewa dan sakit hati. Kacian nasib Anda.
Kedua, orang itu tidak pantas Anda cintai. Bila Anda sudah berikan cinta dengan tulus, dia malah selingkuh atau memberikan cintanya ke orang lain. Biarkan saja. Toh Anda juga tidak berharap khan? Orang yang suka selingkuh pasti mendapatkan pasangan yang juga suka selingkuh. Anda selamat dari dia, dia tidak cocok sama Anda. Yakinkan diri Anda bahwa ada orang lain yang lebih baik untuk Anda cintai. Tapi Pak, tidak ada lagi yang mau sama saya? Itu penyakit pikiran Anda. Banyak orang yang mau sama Anda. Pilihlah orang yang mau dengan Anda. Sekali lagi saya katakan, disaat memilih orang yang Anda cintai syarat paling utama adalah orang yang mau sama Anda. Pilihlah orang yang mau sama Anda.
Bagaimana Pak Joni, kami sudah punya Anak? Lakukan langkah ketiga.
Anak, sering menjadi ganjalan orang dalam mengambil keputusan untuk mengalihkan cintanya pada orang yang berkeluarga dan memiliki anak. Saya katakan bagus.... Tugas Anda meneruskan cinta Anda. Terus berikan cinta Anda, tingkatkan lagi perhatian Anda, tingkatkan sayang Anda, maka pasti pasangan Anda juga kembali memberikan cintanya pada Anda. Jangan pernah pasangan Anda berselingkuh, Anda balas juga dengan berselingkuh. Jika ini yang Anda lakukan sudah kehancuran cinta yang Anda dapatkan. Jadi, khusus bagi yang sudah menikah, apa pun yang terjadi pada bahtera rumah tangga Anda, Anda tetap fokus untuk mempertahankan rumah tangga anda agar tetap utuh. Itu yang terbaik. Terimalah semua kesalahan, semua kealfaan dia dan terus melakukan kebaikan maka kebaikan pasti menyertai rumah tangga Anda.
Riak gelombang dalam bahtera rumah tangga itu hal biasa. Semakin besar riak gelombang makin kencang mendayung biduk rumah tangga Anda, maka makin besar pula bahagia yang Anda raih. Oke?
Semoga Bermanfaat.
Afrijon SPt, HP. 085379245934 (Guru Kehidupan)
Info lebih bagus, Anda klik ini: http://tanparesiko.com/index.php?id=halal1
rahasia hidup sukses, cara sukses mudah, rahasia hidup, tanparesiko.com, uangspot.com, motivasi sukses, cara sukses gampang, hidup sukses, kata-kata sukses, sukses gampang, hidup mudah, arti cinta, cinta, apa itu cinta?

BENARKAH CEMBURU TANDA CINTA?


Oke, saya jelaskan. Lebih Lengkap KLIK DISINI
Cemburu tanda cinta” penggunaan kalimat ini sama juga dengan kalimat “marah tanda sayang”.
Kalimat marah tanda sayang ini sering digunakan orang tua atau sering dikatakan oleh guru. Terlalu sering digunakan, akhirnya menjadi kalimat yang diyakini benar.
Banyak lagi kalimat-kalimat negatif yang terlanjur dibenarkan di masyarakat kita. Semua kalimat itu menyesatkan.
Jika Anda telah faham, jangan lagi Anda ikut-ikutan menggunakan kalimat-kalimat negatif yang akan merusak kehidupan orang banyak.
Selalu berkata baik, berpikir baik dan berbuat baik maka kebaikanlah yang akan mengikuti hidup kita.
Info lebih oke, KLIK DISINI
cemburu tanda sayang, marah tanda sayang, cemburu, sayang, cinta, uangspot.com, tanparesiko.com, bisnis online, mesin uang, rahasia sukses, hidup sukses, sukses mudah

Senin, 07 Oktober 2013

8 Karakter Suami Ideal



8 Karakter Suami Ideal
01. Suami yang sejak awal telah menunjukkan kejujuran dan sikap terus terang. Kelemahan dan kekurangan yang dimiliki tidak disembunyikan sejak melamar.

02. Suami yang menggauli istrinya dengan baik; lembut; memuliakan dan menerima kelebihan serta kekurangan keluarga istrinya.

03. Suami yang mampu menghibur istri dan bersikap lembut terhadap istri. Ia berbicara dengan bahasa yang menarik, mau mengerti dan mendengar perkataan istrinya jika memang pendapatnya itu logis dan tak melanggar agama.

04. Suami yang tidak terlalu pencemburu, tidak mengumbar prasangka, tidak suka memata-matai dan tidak berlebihan.

05. Suami yang memberikan belanja yang cukup kepada istri, tidak boros dan juga tidak bakhil (pelit).

06. Suami yang selalu tampil di muka istrinya dengan rapi dan meyakinkan. Ia selalu menjaga penampilan dan kebersihannya, sehingga yang tercium darinya hanyalah bau harum semerbak.

07. Suami yang senantiasa menjaga rahasia rumah tangga. Hal ini mencegah orang-orang sekitarnya menggunjing keluarga mereka.

08. Suami yang senantiasa menjaga kejantanannya, baik secara fisik maupun psikis, sehingga memancarkan kewibawaan.

Anda-kah orangnya?
Info menarik Klik DISINI






Hal ini bukannya gak masuk akal, tapi akal saya aja yang belum masuk



Memang benar sih banyak hal di dunia ini yang tampaknya tidak masuk akal, tapi kenyataannya toh memang terjadi.
Nah teman teman tahukah bahwa pemikiran pemikiran “gak mungkin, gak masuk akal” seperti itulah yang sebenarnya menghambat kemajuan diri kita?
Salah satu guru besar kebijaksanaan, dalam salah satu ajaran kebijaksanaannya yang kalimatnya  di kutip dalam pembukaan buku dan video super best seller dunia, “The Secret” mengatakan demikian “Segala sesuatu itu berawal dari pikiran, pikiran adalah pelopor”.
Sebagian dari Anda mungkin bingung, maksudnya “pikiran adalah pelopor” itu gimana sih?”
Sekarang jika kita ambil perumpamaan seperti ini, ada seseorang yang bernama Budi, dan si Budi lahir dan tinggal di sebuah desa kecil terpencil yang tidak ada listrik, peralatan elektronik, kendaraan bermotor, dan kemajuan tehnologi lainnya, dan Budi sudah tinggal di desa kecil ini puluhan tahun, tanpa pernah pergi keluar dari desanya.
Suatu hari Budi bertemu dengan teman lamanya yang bercerita bahwa dia baru saja kembali dari sebuah kota yang bernama Jakarta, dia bercerita betapa hebatnya kota ini, dimana orang bisa berjalan sambil bercakap cakap sendiri tanpa ada lawan bicara di hadapannya, dimana orang bepergian sudah bukan berjalan kaki, tapi menggunakan semacam kuda besar yang bisa dinaiki orang sampai puluhan orang dan berlari lebih kencang dari kuda, kemudian orang orang di kota Jakarta ini bekerja dan tinggal di rumah yang sangat tinggi menjulang, bahkan lebih tinggi dari pohon kelapa tertinggi yang ada di desanya, mereka bahkan bisa terbang ke tempat tempat jauh dengan burung besi yang bahkan ukurannya jauh lebih besar dari gajah.
Dan kemudian si Budi berkomentar “Ah gak mungkin, itu gak masuk akal, kamu ngarang doang mana ada hal hal seperti yang kamu ceritakan itu bisa terjadi? Dalam hidup saya selama ini, puluhan bahkan ratusan kali saya masuk keluar hutan yang ada disekeliling desa kita ini, naik turun gunung gunung tinggi yang mengkitari desa kita ini, gak ada tuh hal hal seperti yang kamu ceritakan itu, saya gak percaya dengan ceritamu itu
Teman teman, apa kiranya yang akan terjadi selanjutnya sudah bisa kita tebak, tentunya si Budi ini akan kembali hidup menjalani kehidupannya sekarang ini, dan sampai tua dan meninggal ya tetap tinggal di desa kecilnya, tanpa pernah tahu ada kehidupan modern seperti yang diceritakan oleh temannya yang melanglang buana pergi ke kota besar.
Hal itu karena belum apa apa pikirannya sudah mengatakan “Ah gak mungkin, gak masuk akal”, jadi pikirannya ya cuma berhenti sampai di situ saja titik.
Tetapi apa yang terjadi jika komentar si Budi adalah seperti ini, “Oh yaaaaaa…….., wow hebat sekali ya pengalamanmu itu, luar biasa kehidupan yang kamu lihat dan alami di kota Jakarta itu, aku juga pengen lihat dan mengalaminya sendiri, bolehkah kamu antar dan temani aku atau ajari dan tunjukkan jalan untuk pergi ke kota yang bernama Jakarta itu?”
Tentunya kehidupan si Budi tidak akan pernah sama lagi ketika dia percaya dengan apa yang temannya ceritakan. Ketika pikirannya percaya dengan pengalaman temannya, maka berawal dari atau dipelopori oleh pikirannya, kemudian dia  akan mencari cara cara baru, seluruh energi dalam tubuhnya akan diarahkan difokuskan untuk mengalami sendiri, mewujudkan langsung pengalaman itu dalam hidupnya, dan cara apapun akan di tempuhnya agar dia bisa mengalami sendiri kenyataannya. Dan semua itu hanya berawal atau dipelopori dari pikirannya yang mengatakan “aku juga pengen lihat dan mengalaminya sendiri”
Singkat cerita, jika suatu hari nanti Anda mendengar cerita dari teman Anda akan suatu hal yang belum pernah Anda dengar, lihat atau alami sendiri, jangan pernah mengatakan “ah gak  masuk akal” tapi katakanlah pada diri  pada diri Anda “hal ini bukannya gak masuk akal, tapi akal saya aja yang belum masuk”
Info menarik Klik DISINI