Saya Beri Anda Mesin Pengisi Rekening Full Otomatis, KLIK INI: http://www.uangbalik.in/?id=9599909

Tampilkan postingan dengan label Rahasia hidup sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rahasia hidup sukses. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 November 2014

TEKNIK HIDUP BAHAGIA

Jika Anda sedang sulit tidur, ingatlah pada orang-orang tunawisma yang  tidak tidur di tempat tidur empuk dan tak berselimut.
Jika Anda sedang mengalami hari yang mengesalkan di kantor, pikirkanlah orang-orang di luar sana yang masih belum mendapatkan pekerjaan.
Jika Anda mengeluh tidak punya sepatu baru, pikirkanlah orang-orang yang
tidak memiliki kaki.
Jika Anda mengeluh negeri ini tidak banyak memberi untuk Anda, pikirkanlah negara lain yang saat ini sedang dilanda peperangan dan
kelaparan.
BERSYUKURLAH atas apapun situasi yang Anda alami dan berikan makna syukur untuk segala situasi yang Anda hadapi. 
Salam Sukses Dari Saya
GURU KEHIDUPAN
Untuk Hidup lebih baik klik http://www.uangbalik.in/?id=37354043

Rahasia hidup sukses, sukses total, sukses mudah, cara sukses, hipnoterapi bengkulu, hipnoterapi, hipnotis bengkulu, afrijoni, penakluk pasangan, penakluk lawan jenis, teknik hidup bahagia

Senin, 17 November 2014

APA MISI HIDUP ANDA?


Misi Kehidupan atau misi hidup ini sering saya tanyakan pada orang-orang.
Anda tahu tidak apa misi kehidupan manusia?
Misi hidup Anda apa?
Apa tujuan Anda hidup di dunia ini?

Reaksi dan jawaban banyak orang bermacam-macam. Ada yang bengong saja, ada yang bertanya lagi, “Mengapa Bapak bertanya seperti itu?” Ada yang bertanya, “Apa itu penting Pak Joni?” Ada yang jawab, penting kita jalani hidup ini pak Joni.


Reaksi yang bermacam-macam karena manusia itu karena manusia tidak mengerti misi hidupnya atau tidak memiliki misi hidup.

Sekelompok itik saja jika berjalan memiliki tujuan yang jelas dan sama. Anda bisa bayangkan apa yang terjadi jika sekelompok itik berjalan tidak memiliki tujuan yang jelas atau tidak memiliki tujuan yang sama. Manusia pun sebenarnya juga sekelompok makhluk yang berjalan bersama-sama, tentunya harus punya tujuan yang jelas dan punya tujuan yang sama agar bisa mencapai tujuan bersama.

Bagi orang yang tidak tahu tujuan atau misi hidup lebih kasihan lagi. Mengapa tidak tahu? Karena tidak pernah diberitahu. Mengapa tidak tahu? Karena tidak pernah diajarkan.

Selama hidup kita, jarang orang memberitahu tentang misi kehidupan ini. Di sekolah jarang guru membericarakan tentang misi hidup. Orang tua kita juga jarang sekali memberitahu tentang tujuan kita hidup karena orang tua kita  juga tidak tahu apa misi kehidupannya? Sementara hidup terus kita jalani. Jadilah kita hidup tanpa tujuan yang jelas. Orang yang beruntung, bertemulah jalan hidup yang benar. Orang yang malang, bertemulah jalan hidup yang sesat. Hidup sesat hidup yang jauh dari rasa bahagia. Kalau pun hidup kaya tetapi jauh dari rasa bahagia. Hidup yang hampa dan kebahagiaannya semu.


Berbagai macam buku tentang kehidupan ditulis orang dan berbagai ajaran agama juga mengajarkan bagaimana kita menjalankan hidup kehidupan ini dapat disimpulkan bahwa misi kehidupan manusia di dunia ini adalah “bermanfaat bagi orang lain”. Nilai seorang manusia juga dilihat seberapa banyak dia memberi manfaat bagi orang lain. Dalam ajaran Islam disebutkan Hablumminallah dan Habluminannas. Hubungan baik dengan Allah dan hubungan baik dengan manusia. Habluminallah adalah untuk kehidupan akhirat dan habluminannas untuk kehidupan di dunia. Bermanfaat bagi orang lain adalah dalam rangka manusia meraih kebahagiaan di dunia.


Jika setiap manusia punya tujuan yang sama atau misi yang sama sudah pasti mendatangkan kebahagiaan pada orang lain dan kehadiran orang lain juga mendatangkan kebahagiaan pada kita sendiri. Seorang istri fokus pada misi kehidupannya agar bermanfaat pada suaminya pasti suaminya bahagia. Suami juga hanya berpikir dan bertindak agar dia selalu bermanfaat bagi istrinya pasti hidup istrinya bahagia. Seorang guru hanya fokus bagaimana dia bisa selalu bermanfaat bagi muridnya dan muridnya juga selalu berperilaku dan bertindak bagaimana agar bermanfaat bagi gurunya, pasti di sekolah guru dan murid bahagia. Seorang anak juga begitu dengan orang tuanya. Anak hari-harinya hanya memikirkan bagaimana dia bermanfaat pada orang tuanya dan orang tuanya juga dalam menjalankan hidup hanya memikirkan bagaimana anaknya bahagia, pasti rumah tangga kita bahagia.

Kontek yang lebih luas lagi bagaimana seorang pemimpin hanya memikirkan kebahagiaan rakyatnya. Seorang pedagang fokus bagaimana usahanya bermanfaat bagi pelanggan atau membuat pelanggan senang dan bahagia  pasti usaha maju dan sukses. Alangkah indahnya kehidupan ini jika semua manusia penghuni bumi ini memiliki misi kehidupan yang sama “bermanfaat bagi orang lain”

Perlu juga saya jelaskan bahwa bermanfaat dalam hal ini adalah yang dapat membahagiakan orang lain. Kesalahan kita selama ini sering memaksakan kehendak pada orang lain dengan alasan “demi kebahagiaan orang itu” biasanya orang tua atau guru. Misalnya orang memaksakan jurusan yang harus diikuti dalam pendidikan, memaksakan jodoh demi kebahagiaan anak. Ketika si anak telah mengikuti biasanya dia tidak bahagia karena apa yang dilakukannya tidak sesuai dengan keinginan hatinya. Ingat, salah satu kunci kebahagiaan adalah menjalankan hidup sesuai dengan hati nurani. Begitu juga guru sering memerintahkan harus begini, harus begitu sehingga anak didik terbelenggu dengan perintah guru yang kadang-kadang dia tidak menyukainya akhirnya belajar menjadi tidak menyenangkan.

Lalu, bagaimana sikap seorang tua atau guru pada muridnya? Tugas orang tua atau guru hanya meluruskan rambu-rambu kehidupan yaitu norma-norma atau aturan yang baik. Norma atau aturan itu juag harus yang betul-betul bisa membawa hidup menjadi baik dan bahagia. Jika tidak melanggar norma atau aturan biarkan si anak menjalani hidup yang sesuai dengan keinginannya. Menjalankan keinginannya itulah yang membuatnya bahagia.

Misi kehidupan agar selalu bermanfaat pada orang lain, akan membebaskan diri kita dari sifat marah, benci atau pun dendam. Ketika kita menemui masalah dengan orang lain, kita menjadi lebih bisa menerima masalah dan lebih ikhlas dengan apa yang terjadi termasuk kesalahan orang lain. Biarkan orang lain atau orang di sekeliling kita menjalankan hidupnya sesuai dengan keinginannya kalau itu yang membuatnya bahagia.

Mengapa masalah muncul dengan orang lain? Karena kita melakukan sebaliknya dari misi kehidupan, yaitu memanfaatkan sesuatu atau  orang untuk kepentingan kita atau kepentingan kelompok kita. Ketika kita fokus dalam misi kita untuk bermanfaat pada orang, membahagiakan orang maka kita bebas dari masalah. Bebas dari marah, bebas dari benci, bebas dari dendam, bebas dari rasa iri dan bebas prasangka buruk. Marah, benci, dendam, iri dan prasangka buruk adalah sumber penyakit pikiran yang membuat kita hidup susah dan merana. Tapi ketika mampu bebas semua sikap negatif itu maka KEBAHAGIAAN HIDUP pasti kita raih. Oke?
SALAM SUKSES DARI SAYA
GURU KEHIDUPAN


Misi kehidupan, hidup sukses, hidup bahagia, hidup, rahasia hidup sukses, afrijoni, hipnoterapi bengkulu,bengkulu, rahasia sukses, sukses mudah, hidup kaya raya, kaya raya

Senin, 07 Oktober 2013

8 Karakter Suami Ideal



8 Karakter Suami Ideal
01. Suami yang sejak awal telah menunjukkan kejujuran dan sikap terus terang. Kelemahan dan kekurangan yang dimiliki tidak disembunyikan sejak melamar.

02. Suami yang menggauli istrinya dengan baik; lembut; memuliakan dan menerima kelebihan serta kekurangan keluarga istrinya.

03. Suami yang mampu menghibur istri dan bersikap lembut terhadap istri. Ia berbicara dengan bahasa yang menarik, mau mengerti dan mendengar perkataan istrinya jika memang pendapatnya itu logis dan tak melanggar agama.

04. Suami yang tidak terlalu pencemburu, tidak mengumbar prasangka, tidak suka memata-matai dan tidak berlebihan.

05. Suami yang memberikan belanja yang cukup kepada istri, tidak boros dan juga tidak bakhil (pelit).

06. Suami yang selalu tampil di muka istrinya dengan rapi dan meyakinkan. Ia selalu menjaga penampilan dan kebersihannya, sehingga yang tercium darinya hanyalah bau harum semerbak.

07. Suami yang senantiasa menjaga rahasia rumah tangga. Hal ini mencegah orang-orang sekitarnya menggunjing keluarga mereka.

08. Suami yang senantiasa menjaga kejantanannya, baik secara fisik maupun psikis, sehingga memancarkan kewibawaan.

Anda-kah orangnya?
Info menarik Klik DISINI






Hal ini bukannya gak masuk akal, tapi akal saya aja yang belum masuk



Memang benar sih banyak hal di dunia ini yang tampaknya tidak masuk akal, tapi kenyataannya toh memang terjadi.
Nah teman teman tahukah bahwa pemikiran pemikiran “gak mungkin, gak masuk akal” seperti itulah yang sebenarnya menghambat kemajuan diri kita?
Salah satu guru besar kebijaksanaan, dalam salah satu ajaran kebijaksanaannya yang kalimatnya  di kutip dalam pembukaan buku dan video super best seller dunia, “The Secret” mengatakan demikian “Segala sesuatu itu berawal dari pikiran, pikiran adalah pelopor”.
Sebagian dari Anda mungkin bingung, maksudnya “pikiran adalah pelopor” itu gimana sih?”
Sekarang jika kita ambil perumpamaan seperti ini, ada seseorang yang bernama Budi, dan si Budi lahir dan tinggal di sebuah desa kecil terpencil yang tidak ada listrik, peralatan elektronik, kendaraan bermotor, dan kemajuan tehnologi lainnya, dan Budi sudah tinggal di desa kecil ini puluhan tahun, tanpa pernah pergi keluar dari desanya.
Suatu hari Budi bertemu dengan teman lamanya yang bercerita bahwa dia baru saja kembali dari sebuah kota yang bernama Jakarta, dia bercerita betapa hebatnya kota ini, dimana orang bisa berjalan sambil bercakap cakap sendiri tanpa ada lawan bicara di hadapannya, dimana orang bepergian sudah bukan berjalan kaki, tapi menggunakan semacam kuda besar yang bisa dinaiki orang sampai puluhan orang dan berlari lebih kencang dari kuda, kemudian orang orang di kota Jakarta ini bekerja dan tinggal di rumah yang sangat tinggi menjulang, bahkan lebih tinggi dari pohon kelapa tertinggi yang ada di desanya, mereka bahkan bisa terbang ke tempat tempat jauh dengan burung besi yang bahkan ukurannya jauh lebih besar dari gajah.
Dan kemudian si Budi berkomentar “Ah gak mungkin, itu gak masuk akal, kamu ngarang doang mana ada hal hal seperti yang kamu ceritakan itu bisa terjadi? Dalam hidup saya selama ini, puluhan bahkan ratusan kali saya masuk keluar hutan yang ada disekeliling desa kita ini, naik turun gunung gunung tinggi yang mengkitari desa kita ini, gak ada tuh hal hal seperti yang kamu ceritakan itu, saya gak percaya dengan ceritamu itu
Teman teman, apa kiranya yang akan terjadi selanjutnya sudah bisa kita tebak, tentunya si Budi ini akan kembali hidup menjalani kehidupannya sekarang ini, dan sampai tua dan meninggal ya tetap tinggal di desa kecilnya, tanpa pernah tahu ada kehidupan modern seperti yang diceritakan oleh temannya yang melanglang buana pergi ke kota besar.
Hal itu karena belum apa apa pikirannya sudah mengatakan “Ah gak mungkin, gak masuk akal”, jadi pikirannya ya cuma berhenti sampai di situ saja titik.
Tetapi apa yang terjadi jika komentar si Budi adalah seperti ini, “Oh yaaaaaa…….., wow hebat sekali ya pengalamanmu itu, luar biasa kehidupan yang kamu lihat dan alami di kota Jakarta itu, aku juga pengen lihat dan mengalaminya sendiri, bolehkah kamu antar dan temani aku atau ajari dan tunjukkan jalan untuk pergi ke kota yang bernama Jakarta itu?”
Tentunya kehidupan si Budi tidak akan pernah sama lagi ketika dia percaya dengan apa yang temannya ceritakan. Ketika pikirannya percaya dengan pengalaman temannya, maka berawal dari atau dipelopori oleh pikirannya, kemudian dia  akan mencari cara cara baru, seluruh energi dalam tubuhnya akan diarahkan difokuskan untuk mengalami sendiri, mewujudkan langsung pengalaman itu dalam hidupnya, dan cara apapun akan di tempuhnya agar dia bisa mengalami sendiri kenyataannya. Dan semua itu hanya berawal atau dipelopori dari pikirannya yang mengatakan “aku juga pengen lihat dan mengalaminya sendiri”
Singkat cerita, jika suatu hari nanti Anda mendengar cerita dari teman Anda akan suatu hal yang belum pernah Anda dengar, lihat atau alami sendiri, jangan pernah mengatakan “ah gak  masuk akal” tapi katakanlah pada diri  pada diri Anda “hal ini bukannya gak masuk akal, tapi akal saya aja yang belum masuk”
Info menarik Klik DISINI